dilematis Adang-Danni dan fauzi-Priyanto

minggu ini lagi minggu kampanye 2 pasangan cagub kita si adang Daradjatun-Danni Anwar and si Fauzi Bowo-Priyanto.

si Adang pake pendekatan emosional contohnya seperti di televisi, kita lihat bagaimana iklan kampanyenya yang menggunakan lagu mellow dan mendayu-dayu dan didukung sama visual bahwa dia memperhatikan kalangan miskin.

di berita Adang juga terlihat menyusuri kali Ciliwung untuk menunjukan kepeduliannya. dengan slogan “Ayo Benahi Jakarta” dan “Oranye pilihan Cerdas” Adang ingin menunjukkan bahwa ia akan membuat perubahan pada kota Jakarta. ia menjawab tantangan dengan ia berani menandatangi surat perjanjian bahwa ia akan merealisasikan janji-janjinya saat kampanye. gue jujur enek ama adang. karna dia mengeluarkan milyaran rupiah untuk kampanye. sedangkan dia hanya seorang wakil polisi. duitnya dari manaaa?? oke deh ada yang sponsorin tapi masa kekayaan pribadi dia sebanding ama si fauzi yang korupsi busway? think! tapi sayangnya dia pake PKS, salah satu partai yang konsisten sama janjinya. lucunya lagi nih, si adang orang yang mendukung paham pluralisme which is mean berbanding terbalik dengan PKS heheh yang notabene cukup konservatif. walaupun bisa di bilang bahwa si Orange ini pintar menggaet PKS yang faktanya juga dia ‘pemegang saham’ terbesar di DPRD yakni 18 kursi eh apa 28 yaa?hehe.

tak jauh berbeda dengan Fauzi Bowo dengan “Jakarta untuk semua” menjanjikan perombakan sistem manajemen pemerintah, meneruskan banjir kanal timur, dll.

Nyaman bagi Fauzi Bowo adalah kondisi dimana warga Jakarta terbebas dari penzaliman kekuasaan, bebas dari diskrimanasi pelayanan, dan aman dari rasa khawatir terhadap ancaman bencana. Sementara itu kejahteraan, menurutnya, derajat hidup masyarakat berada pada posisi terjaminnya kesehatannya, mampu menyekolahkan anak-anaknya, dan mampu memperoleh pekerjaan yang layak. (beritajakarta.com)

yeah rite! seperti biasa janji itu hanyalah janji. perlu diketahui bahwa sutiyoso dan wagubnya a.k.a Fauzi Bowo sudah terbukti secara SAH bahwa mereka melakukan korupsi Busway. artinya mereka harusnya di penjara sekarang kok’ masih di sini yaay? bahkan salah satunya berani-beraninya mencalonkan diri menjadi gubernur mendatang. wah ini sih lebih enek lagi gue.

what is going on here? seandainya calon independen bisa mencalonkan diri. sayang membicarakan payung hukum aja ngalor ngidul ga jelas juintrungannya. dan kabar terakhir calon independen ga bisa ikut pilkada saat ini. *mudah2an tahun depan ada.

selain itu, entah fauzi bowo atau si priyanto *maaph putri hihi ;p*
yang pasti ‘kendaraannya’ Demokrat. demokrat sudah sangat mengecewakan beberapa tahun ini, mungkin karna selalu mendukung si SBY, the stupidiest president ever, bahkan tetap mendukung walaupun si SBY melakukan hal yang salah. ‘hal yang salah’ ini sangat subyektif, di mata gue mungkin karna keengganan si SBY untuk mengurus ‘korban lumpur Lapindo’. the saddest part is he just dont have heart to help. what he can do is only doing the lipservice.anytime and anywhere.apalagi kasus interpelasi
Iran dan kasus nyangkutnya dia karna ‘Memo Heli si Yusuf kalla’ yang mencengangkan. obviously, his popularity is decreasing.

*loh kok menyimpang dari subject yaa? hehehe ;p

nah jadi itulah sedikit gambaran dari calon cagub dan cawagub kita, jadi mau pilih pemeras warga negara atau perampok duit negara?

you decide!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s