Michael Rubens Bloomberg

The more I read the newspaper (Kompas,19/11/07) about Michaels Rubens Bloomberg, the more curius I am. Michael bloomberg, according to Wikipedia, Bloomberg is an american business, founder of bloomberg company and the mayor of New York City. Bloomerg was born to a jewish family of polish ancestry at St. Elizabeth’s hospital. He attended Johns Hopkins University with a bachelor Science (B.S) degree in electrical engineering and MBA degree from Harvard Bussinesss School. Forbes and other sources report his networth at US 11.5 billion as of 2007. bloomberg is among the world’s richest people. He was ranked 142nd in its list of the worlds billionaires in march 2007. walaupun dia merupakan salah satu orang terkaya di dunia tapi ia sering menggunakan subway kalo ke kantor (well, nothing special in America)..ngapain gue sebut dong kalo gitu? Hahaaaha.. tapi masi banyak fakta yang mengejutkan saya salah satunya adalah ia mantan perokok, seorang yang egaliter dan mau bergaul tanpa memandang status sosial, agama, ras dll dan mengubah ruang kantornya menjadi ruangan tanpa sekat dimana meja dia berada di tengah-tengah meja 50 asistennya.

Why do a person like him become very impressive for me? Di Kompas, dengan lengkap diceritakan bahwa Bloomberg merupakan walikota pada tanggal 1 Januari 2002, dimana keadaan pada saat itu kota new york nyaris lumpuh dan defisit on their savings. Tentu pada saat itu berat sekali. Bloomberg pada saat itu dihadapkan pilihan-pilihan berat tapi ia membuktikan bahwa ia mampu memulihkan kota new york. Banyak pihak menilai kebijakan bloomberg merupakan kebijakan bunuh diri bahkan dukungan sampai turun hingga 14%. berikut kebijakan yang ditempuhnya :

  • Bloomberg mengambil alih sekolah-sekolah yang bermasalah dan memberlakukan larangan merokok di restoran dan bar-bar.
  • Ia berani menaikkan pajak properti hingga 18%
  • Untuk menekan angka kriminalitas, dengan tegas ia mengendalikan peredaran senjata dan pernah menuntut puluhan pedagang senjata ke pengadilan.
  • Ia peduli pada isu kesehatan dan perubahan iklim. Salah satunya dengan menandatangani hukum yang melarang penggunaan lemak di restoran cepat saji.
  • Ia dianggap beda karena mendukung pernikahan sesama jenis dan Pr-Choice Aborsi
  • Untuk mengurangi kemacetan, ia memberlakukan biaya kemacetan USD8.00 untuk setiap kendaraan pribadi yang melewati jalan manhattan pada jam-jam kerja. Akibatnya lama kelamaan orang terpaksa menggunakan kendaraan umum. Biaya kemacetan tersebut digunakan untuk menyubsidi perbaikan transportasi umum.

Tapi dia menuai hasil, yaitu :

  • Tingkat kejahatan menurun hingga 30%
  • Tingkat kelulusan dan jumlah perolehan nilai di sekolah tinggi
  • Pengangguran turun
  • Proyek-proyek konstruksi meningkat
  • Simpanan kota surplus
  • Dukungan untuk bloomberg nyaris 70% dalam dua tahun terakhir

The new york times menyebutnya ”Dia lebih mengutamakan menyelesaikan masalah, tidak mengejar popularitas”. Newsweek edisi 12 November 2007 menyebutnya sebagai tokoh revolusioner. time.com menyebutnya “leaders and revolutioners”. New York Daily News reporter Michael Saul, who has covered Bloomberg longer than any other Big Apple reporter, says, “He’s gutsy. He’s smart. He’s rich. He’s generous. He’s loyal.” And he can fly a helicopter.

Ada kemungkinan ia akan mencalonkan diri untuk menjadi kandidat presiden 2008 melawan hillary clinton dan barrack obama. Keputusan tersebut akan kita ketahui awal tahun depan. Kalau seandainya dia memutuskan untuk menjadi kandidat presiden maka ia akan menjadi orang pertama yang merupakan calon independen (non partai) tanpa terlibat dalam 2 partai besar amerika. Serru nih kayanya ya..

Kalau dibandingkan dengan Jakarta yang punya problem yang sama yaitu tingkat kriminalitas tinggi dan kemacetan dan anggaran yang defisit. kok engga bisa kaya New York yah? Bloomberg menunjukkan adanya komitmen yang kuat untuk memberikan solusi kepada warganya. Salah satu quotenya yang saya suka adalah ”jika mau mencalonkan diri menjadi aparat pemerintah, lebih baik jadi miliarder dulu agar bisa fokus berkerja.” hihi tamparan untuk kita. Bedanya sama kita walaupun gubernur kita kaya-kaya pasti akan korupsi soalnya gubernur kita bukan miliarder. Seperti obrolan PNS-PNS yang saya denger kalo saya ke departemen-departemen pemerintahan ”pos mana yang bisa kita ’mainkan’ bu?”. hahahhah..jijik banget yah

selain itu keberhasilan bloomberg menunjukkan gubernur kita engga becus kerjanya..engga tahan banting and sangat money oriented..selama para gubernur asyik korupsi maka Jakarta tinggal menunggu waktu kiamatnya aja..

sumber : Kompas 19/11/2007, http://www.time.comdan Wikipedia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s