TIPS MEMILIH PRODUK INVESTASI

Sekarang-sekarang ini saya mulai tertarik dengan yang namanya investasi. Kata orang, investasilah sedini mungkin! Betul juga kalo dipikir-pikir karena di masa depan cost hidup kita akan semakin besar. Robert Kiyosaki bilang bahwa dengan berinvestasi maka kita dapat memperoleh kebebasan finansial. Tetapi untuk orang awam seperti saya, maka reksadana adalah produk yang paling sesuai. Kenapa? Nah sebelum kita masuk ke alasan tersebut maka pertama-tama mari kita lihat definisi reksadana ala ingkan.

Reksadana pada intinya adalah kta menitipkan uang kita ke agen investasi dan agen investasi akan bekerja untuk kita untukk memberikan saran produk mana yang paling bagus dan yang paling menguntungkan. Peran agen investasi memang sangat membantu bagi mereka yang awam di dunia investasi. Tentunya ada komisi untuk agen investasi ini yang  rata-rata sekitar 2% dari total investasi kita. Misalnya kita invest sekitar 100.000.000 rupiah maka agen agen investasi ini akan dapat sekitar 2 juta rupiah.

Udah lumayan ngerti? Okay kita lanjut yah.

Sebelum berinvestasi kita perlu tahu alasan kita berinvestasi terlebih dahulu. Ini penting karena nanti akan terlihat produk mana yang paling sesuai dengan karakter dan keinginan kita. Misalnya apakah kita menginginkan investasi untuk jangka panjang atau jangka pendek? Jangka panjang biasanya berkisar 20 tahun ke atas. Kalo jangka pendek yang panjangnya sekitar 5 tahunan. Kemudian kita perlu  tahu apakah kita tipe yang siap menghadapi risiko besar yang kemungkinan terburuknya adalah kehilangan seluruh uang kita? Kalo siap maka kita termasuk dalam kategori investor agresif. Investor agresif biasanya menginginkan return yang tinggi pertahunnya. Produk yang sesuai untuk investor agresif bermacam-macam misalnya danareksa china dari ABN AMRO dengan minimal investasi 500 juta dan returnnya sebesar 30% per tahunnya. Gede banget kan. Coba dibagi 12 bulan. Per bulannya berapa? Ya kan? Selain itu masi banyak lagi misalnya produk investasi dari DIM yaitu danareksa mawar dan anggrek yang returnnya menggiurkan dan minimal investasi adalah 1 juta rupiah. Tapii inget investasi tipe ini bikin jantung dag dig dug soalnya bunganya berubah-berubah terus.yang mau untung bisa jadi buntung.

Untuk yang  bukan tipe risk taker maka termasuk dalam kategori investor konservatif. produk investasi yang cocok adalah yang sifatnya jangka panjang dan  mempunyai returnnya kecil tapi risiko kehilangan uang rendah atau dijamin uang yang hilang hanya sekian persen dari total. Produk yang sesuai adalah ORI, obligasi, saham, dll. 

Yang paling saya rekomendasikan adalah yang terakhir yaitu produk investasi dengan risk rendah. Selama ini banyak orang tergiur dengan yang namanya reksadana dengan iming-iming return yang tinggi. Tetapi mereka tidak menyadari bahwa selama ini yang paling diuntungkan adalah para agen investasi. Jadi gini, agen investasi biasanya menyarankan produk yang returnnya tinggi. Disini perlu diketahui bahwa semakin agen investasi bekerja maka komisi yang dia dapet akan semakin tinggi. Komisi mereka yang 2%  kelihatannya emang kecil tapi semakin lama kita invest, semakin gede komisi mereka. Saya ga bilang kalo menggunakan agen investasi itu merugikan loh tapi. Contohnya kaya gini nih: kalo dalam waktu sepuluh tahun katakan return yang anda dapet sekitar 100 juta, kalo tanpa agen investasi, anda seharusnya bisa dapet 150 juta. Ngerti kan? kalo jangka waktu lama emang baru kerasa. Nah saran saya adalah tetep pake agen investasi tapi kita yang milih produk yang paling sesuai untuk kita, jadi agen investasi kita akan sedikit bekerja dan komisinya akan semakin menurun.

Untuk produk yang paling sesuai adalah INDEX SYARIAH. Kenapa? Begini pertama-tama mari kita lihat definisi dari Index. Index itu artinya market. Index syariah artinya kita nanem modal di seluruh produk reksadana yang ada. Dengan pembagian misalnya 1 rupiah per investasi, misalnya loh. Kata ahli finance (setelah melakukan research) produk investasi yang bagus adalah yang ngikutin pasar. Tentunya ini ga direkomendasikan oleh para agen investasi soalnya komisi mereka jadi kecil banget. Jadinya banyak orang yang engga tau bahwa ini produk yang bagus. Percaya sama gue bahwa  para ahli finance di sini pun ga akan merekomendasikan ini. Karna returnnya ’katanya’ kecil dan emang kok ga sebesar produk investasi yang agresif. Tapi anehnya berdasarkan harian kontan edisi lalu (lupa gue) produk index syariah ini returnnya paling bagus dan stabil dibandingkan produk lainnya. Jadi di tabel tersebut angka pada index syariah bagus banget.

Para agen investasi biasanya menyarankan untuk masuk/keluar dari suatu produk investasi tapi para investor engga tau bahwa untuk mindahin duit dari danareksa satu ke lainnya ada costnya sekian persen untuk setiap masuk dan keluar. Agen investasi akan berkilah bahwa kita harus ambil produk investasi yang lagi tinggi. Misalnya dari mandiri ke bca trus ambil yang schroder produk luar negri. Padahal resikonya sama aja loh. Kemaren kan di CNN di beritain perusahaan investasi yang gede-gede rugi bilyunan rupiah. Kalo emang mau offshore (istilah untuk berinvestasi di luar negri) pilih produk non amerika. Minimal investasinya gede di atas 500juta biasanya.

 

Untuk tahu lebih lanjut tentang index syariah, use your google ok! ;]

 

 

 

 

 

 

2 thoughts on “TIPS MEMILIH PRODUK INVESTASI

  1. Tulisannya bagus sekali.
    Intinya, investasi apapun itu asal kita mengerti sistemnya, tau untung dan ruginya, dan menjalankannya dengan serius pasti akan berkembang dan menghasilkan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s