Zeke and The Popo “Space in The Headlines” concert : “Brillian!” said the pig.

Hari ini 19 Januari 2008, Zeke and the Popo Launching “Space in the headlines” album di Goethe house berlangsung sangat meriah. I have a few comments for their performance. first I would like to say “Congratulation guys! Nice work!”

2049177913_b7def68ea0_o.jpg

The concert was going really well and smooth. Dengan tema teatrikal dan hollow, kita di ajak menuju dunia gelap bersama Tankface. Menuju pintu masuk Goehte house, kita dimanjakan dengan foto-foto tankface dan lukisan-lukisan surealisme. Di pojok dan di tengah-tengah gedung terdapat merchandiser zeke and the popo dan d’zeek? He, d’zeek? *numpang promosi mas?* promosi kok numpang band lain ya? Tapi ya sudahlah toh itu tidak mengganggu rasa penasaran saya terhadap band ini.

Walaupun sudah kesekian kalinya saya menonton konser mereka, entah kenapa saya dag-dig-dug sekali! Rasanya engga sabar dan ketakutan. Bukan karena basisnya pacar saya, wakakkaka, tetapi justru karena ini termasuk acara akbar untuk mereka, jadi saya merasa khawatir bahwa acara ini tidak berjalan baik. Untunglah ketakutan saya terhapus dengan opening act yang serru! Babi merah yang berjalan kesana kemari menyambut tamu yang datang dengan kecuekannya dan aktingnya cukup membuat penonton terhibur.

Pada saat konser berlangsung, bangku-bangku terisi penuh dan kanan serta kiri menjadi sesak dengan penuhnya orang yang berdiri dengan ekspektasi yang berbeda-beda. Penampilan Zeke and the Popo sendiri di awali dengan lagu First Act Gun tampak menggugah emosi. Tak henti-hentinya saya mengguntakkan kepala mendengarkan musik terutama pada lagu Get a Star and Kill her yang menurut saya phenomenal sekali karena kecanggihan Iman yang bermain dengan gila hingga penonton terpongo-pongo. Menu lagu favorite saya juga oke banget karena aransemen yang baru.

bystanders-0413.jpg

Tapi sayang kekecewaan saya muncul saat mendengarkan lagu Mighty Love, lagu kesukaan penonton yang dimainkan dengan sangat flat. Datar. Ga ada nada baru atau improvisasi (aransemen baru) padahal lagu-lagu lainnya keliatan banget aransemen barunya. Lagu History of Frequency, memang enak, tapi terlalu komersil! Jujur saya cukup kecewa dengan perubahan ini. Karena keunikan zeke and the popo dibandingkan dengan band lain adalah ada pada efek musik, nada yang menyentuh emosi dan lirik yang nyeleneh. Kalo salah satu dari elemen itu hilang, maka lagu itu pun terasa kurang menggigit!  Untunglah terdapat pidato bung karno yang menjadi penutup yah jadinya ga jelek-jelek amat lah.

Satu lagi yang cukup menggegarkan gedung adalah 1.1 trillion woodcutter yang full dengan efek dan sangat menyentuh emosi saya. Saya terbengong-begong dan merasa beruntung bisa jadi pacar salah satu dari mereka. Wakakkakak. Karena saya melihat betapa hebat dan berbakatnya mereka di lagu tersebut. C song juga cukup lumayan sebagai lagu kedua yang dibawakan.

Pada saat saya mendengarkan Dukung Stasiun TV Lokal jujur speechless karena visual art yang menggugah yakni gambar antara yang miskin dan yang kaya. Kita dibawa untuk mengetahui seberapa dalam jurang yang membatasi mereka. Dengan alunan musik yang ga normal dan aransemen yang gila, lagu ini sangat menyentuh hati. Seluruh lagu yang dibawakan diiringi dengan tingkah tankface dengan segala interiornya yang berganti-ganti dalam panggung yang sama dengan band. Sementara si babi bergoyang ria pada saat Mighty Love dinyanyikan dan berteriak “BRILLIAN! BRILLIAN!” pada saat lagu Professor Komodo selesai. *saya cinta sekali sama lagu ini”.

Lagu-lagu lain yang tidak saya sebut sebetulnya karena saat itu saya lagi blank, kembali ke masa lalu, tepatnya 2 tahun yang lalu, saat saya pertama kali mendengar lagu band ini. komentar pertama saya “lagu apaan nih? ganti dong! apanya sih yang enak?” tetapi pacar saya pada saat itu memaksa memutar lagu-lagu Zeke and The Popo berulang-ulang dengan alasan ” ini kan band aku kamu harus dengerin doooong”  i was “aaaaaaaaaaaaaarrrggghhh…”for almost every time we went out. setelah melewati perdebatan yang lama dan alot selama berbulan-bulan akhirnya saya belajar untuk suka. pandangan saya semakin berubah saat saya menonton mereka secara live. they are different indeed.and here i am, his number one criticism for the band wakakakka.. but i love his music, its absolutely an art!

Betul betul panggung yang “hidup”. Zeke and The Popo, kata orang-orang, tidak bisa dibantah bahwa mereka adalah  Beatles yang sedang “sakit”!

Keep on rockin guys!

3 thoughts on “Zeke and The Popo “Space in The Headlines” concert : “Brillian!” said the pig.

  1. yg komen lo di blogspot gw, iyaya??o0o gatau gw mas soalnya itu yg gw buletin itu kk kelas gw, ya karna kbanyakan temen gw yang liat blogspot gw, ya gw tulis gtu deh…

    yg poto gw poto pake hape 5310, gila jeleknya tuh kamera hape..potonya yg mnurut gw bagus uda gw upload smua itu di blogspot gw..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s