The Corporation : Part II

Film ini dibuat berdasarkan buku dari Joel Bakan: THE CORPORATION : THE PATHOLOGICAL PURSUIT OF PROFIT AND POWER.

And this is the second part: ownership and solution!

The second part started with the ownership system. Far we know about ownership, we usually think that there’s nothing wrong with ownership system but if you continue to watch the corporation part II, trust me what you believe is going to change.

Hak paten saat ini sudah semakin berkembang. Terutama obyek yang dipatenkan, yakni benda mati. Hal tersebut mengalami pergeseran. Contohnya adalah seperti yang ada di General electric and professor chakrabarty yang sudah mematenkan bakteri yang memakan minyak. Bakteri itu diklaim bahwa sudah dimodifikasi melalui experimenting (percobaan). Di undang-undang secara jelas ditulis bahwa hak paten tidak berlaku untuk makhluk hidup, tetapi anehnya GE dan profesor chakrabarty diizinkan oleh pengadilan untuk mematenkan bakteri tersebut. Mungkin buat sebagian orang akan berpikir “ha? Kan Cuma bakteri”. Memang Cuma bakteri tapi perlu diketahui bahwa Kalau hal ini aja diizinkan maka bukan tidak mungkin kalo di masa depan perusahaan nantinya dapat berkembang untuk mematenkan mahluk hidup lain seperti manusia.

US Patent mengeluarkan aturan baru bahwa mematenkan mahluk hidup diizinkan asalkan bukan manusia. Saat ini perusahaan-perusahaan selain sudah mematenkan bakteri, tetapi juga sudah mematenkan monyet, beruang dan apapun yang telah menjadi bahan percobaan laboratorium perusahaan tersebut. Para ahli memprediksi bahwa kurang dari 10 tahun, perusahaan secara legal akan menjadikan hak milik semua makhluk hidup yang seharusnya berevolusi untuk species kita.

Kisah kedua adalah mengenai Fox News. Fox mengadakan acara yang berjudul “The Investigators” yang mengisahkan tentang kebobrokan perusahaan. Perusahaan pertama yang di investigasi adalah MONSANTO COMPANY. Para reporter menemukan fakta bahwa susu yang diprosuksi oleh MONSANTO mengandung Bovine Growth Hormone. Kandungan dari cairan kimia tersebut dapat mengakibatkan kanker dan gangguan kesehatan lainnya. steve willson [investigate reporter] dan Jane Akre dipaksa untuk melakukan revisi atas beritanya. misalnya kata “kanker” diganti “human health implications”, dan total revisinya adalah 83 kali. General manager fox bilang gini “Monsanto put the ad in our station for billions dollar. So the news is what we tell it is”.. Endingnya adalah monsanto facts tetap ditayangkan tapi dengan revisi sana-sini dan kedua reporter yaitu jane dan steve didenda $425.000 oleh pengadilan dan dipecat tanpa sebab oleh Fox.

Fakta lain yang menyeramkan adalah tentang privatisasi di bolivia. Bolivia sedang me-refinance negaranya, akibat konflik, bolivia kesulitan air bersih. Untuk mendapatkan pinjaman dari World Bank, World Bank mensyaratkan adanya privatisasi. Pada saat itu Bechtel dari San Fransisco mempunyai kuasa penuh untuk air yang ada di Bolivia termasuk air hujan. Warga Bolivia dihadapkan pada pilihan yang sangat sulit yaitu tidak ada air bersih atau tidak ada layanan kesehatan dan perndidikan? Pemerintah Bolivia memilih untuk membayar setiap tetes air kepada Bechtel Company. Absurd banget ga sih? Cochabamba hingga saat ini terjadi banyak konflik karena pemberontakan rakyat akibat aturan-aturan pemerintah yang membela sistem” korporasi itu tadi.

Kisah lain adalah mengenai IBM yang membantu NAZI dalam mengeksekusi tahanan Yahudi. Awalnya adalah IBM ada untuk membantu jerman re-build kembali negaranya dan menyuport keberadaan NAZI. IBM menciptakan Punched Cards yang digunakan untuk membantu NAZI mengeksekusi orang yahudi.Pada saat perang dunia pecah, para perusahaan amerika berpikir bagaimana agar usaha mereka di Jerman tetap jalan. Sama seperti Coca Cola yang menciptakan Fanta Orange sebagai minuman orang NAZI merupakan strategi Coke untuk terus mendapat keuntungan smentara di sisi lain, jutaan orang meninggal.

Hitler datang pada tahun 1933 untuk menghancurkan kaum yahudi. Edwin Black [Author of IBM and Holocaust] mengatakan bahwa:

“but in 1933 there was no computer, what there was, was the ibm punched card system which controlled and stored information based upon the holes that were punched. In various rows and columns. Naturally there was no shelf software as there is today. Each applications was custom designer and an engineer had to personally configure it. Millions of people of all religions nationality and charateristic went through the concentration camp system. That’s an extraordinary traffic management program that required IBM program.”

Jadi setiap kamp konsentrasi membutuhkan sebuah IBM system untuk membuat kartu tahanan. Misalnya nomer 8 untuk Jews, 6 untuk special treatment yang artinya di gas atau di tembak, 8 for homosexual and the list go on.. Atau misalnya status : ditransferkah atau di pindahkan atau di eksekusi dll. Kartu tersebut akan di cetak oleh IBM. Secara tidak langsung, IBM mengeruk keuntungan dari perang NAZI-YAHUDI. Walaupun IBM menolak fakta tersebut dengan dalih bahwa IBM tidak mengetahui produknya digunakan untuk apa dan untuk siapa. Tetapi..The Corporation memiliki surat tertanggal 9 oktober 1941 yang ditujukan kepada Mr. Watson yang menjelaskan tentang aktifitas jerman pada saat itu dan fakta mengenai IBM yang menyervis peralatannya sekali sebulan walaupun di kamp konsentrasi sekalipun. Selain itu The Corporation memiliki surat kontrak IBM dengan Jerman untuk mensuplai teknologi kepada Nazi yaitu Punched Card tadi.

The corporation juga menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sudah kehilangan kontrol terhadap sistem-sistem perusahaan. Roosevelt menyadari bahwa perusahaan perlu diberikan aturan-aturan agar tidak menjadi dictator namun sayangnya ia sendiri justru digulingkan oleh para politisi lainnya. “According to butler the conspiracy included the representatives of some of Americas top corporations including JP Morgan, Dupont and Goodyear tire.” Ini salah satu teori yang disebut dalam the corporation, sebagai aktor intelektual pengguling Roosevelt pada saat itu.

Selanjutnya mengenai tujuan dari corporate social responsibility bagi setiap perusahaan dimana menurut Ray Anderson, CEO of worlds largest commercial carpet manufacturer, tujuannya bukan untuk membantu tetapi agar diidentifikasikan oleh orang kalau perusahaan terlihat peduli dan bukan profit oriented padahal sebaliknya. Contohnya seperti Shell, yang melakukan CSR dengan cara menyumbang dan peduli terhadap anak-anak. Padahal di sisi lain, ia tidak memperhatikan lingkungan. Dua hal yang sangat kontras. Atau seperti Phillip Morris dengan CSRnya yang mengusung Smoking Prevention. Well isn’t it ridiculous??? Semuanya kembali pada tujuan awal yakni profit. Profit bisa didapat apabila perusahaan terlihat peduli dengan konsumen atau target marketnya karena konsumen hanya membeli produk memperhatikan mereka CSR pun dapat membentuk brand loyalty. Menyeramkan kan?

Wallmart dan Kathy Lee Gifford mengatakan bahwa mereka tidak mempercayai bahwa mereka memperkerjakan anak-anak pada pabrik mereka, tetapi kongress meyakinkan mereka bahwa ada saksi yang kuat yang dating ke US bernama Wendy Diaz yang memberikan testimonial bahwa mereka dieksploitasi oleh perusahaan tersebut. Akhirnya Kathy Lee Gifford, owner wall mart, meminta maaf kepada wendy dengan mengatakan “wendy please believe me I didn’t know these conditions existed. And now that I do I’m going to work with you. I’m going to work to those other people”. Pada saat itu juga ia menandatangani perjanjian Hal ini masuk akal menurut gue soalnya biasanya CEO multinational company engga tau apa-apa tentang kondisi perusahaannya, they also didn’t know their company system. Yang mereka tau hanya bagaimana menikmati keuntungan yang didapat. Seperti CEO nike yang engga pernah berkunjung ke pabrik-pabriknya, termasuk yang ada di Indonesia. Very sad.

Tapi sayangnya beberapa tahun setelah kasus ini selesai, tas buatan Kathy Lee masi diproduksi di China dengan upah buruhnya yang dibayar hanya 3 sen/jam.

Under pressure National Labor Committee, Gap Inc Allowed independent monitoring of its el Salvador factories, becoming the first transnational corporation to do anywhere (dibawah tekanan komite buruh nasional, perusahaan GAP menjadi perusahaan pertama yang mengizinkan monitor independen pada pabriknya.)

Menurut The Corporation, hal yang bisa mencegah tindakan buruk perusahaan hanyalah hukum dan mencari siapa kira-kira orang yang dapat membuat mereka menjadi accountable!

Saat ini semakin banyak orang menyadari hak-hak mereka sebagai pekerja dan bagaimana sistem kerja suatu perusahaan yang ideal, tentunya ini tidak lepas dari kerja keras para LSM yang mengedukasi tanpa lelah kepada masyarakat dunia. Perjuangan mereka memang mengalami banyak hambatan, seperti ini:

“the attorney general of California refused to revoke the corporate charter of Unocal but did acknowledge his office had the power to do so”

Adegan lucu pas gambar Michael moore menyanyi dengan para pengikut”nya pada saat natal untuk perusahaan rokok Phillip Morris, suara pengikutnya serek semua kan ceritanya mau nyindir sideeffect dari rokok, tapi itu kocak banget. Lucu. Hihi.

Trus dia ngasi tau kalo dia mengunjungi Littleton Colorado, tempat syutingnya Bowling for Colombine, disana dia menemukan fakta tentang pekerjaan para orangtua murid Colombine High School, mereka sebagian besar bekerja untuk Lockheed Martin, membuat senjata massal. Berdasarkan diskusi yang diadakan pada kalangan social workers, dengan memboikot produk dari perusahaan yang kita tidak suka bukanlah solusi, tetapi solusi utamanya adalah bergabung dengan pemerintah sebagai pembuat kebijakan. Jadi pemerintah jangan ditakuti tapi dijadikan sekutu.

Licking and Porter Township in Pennsylvania made history – by adopting ordinances that eliminate a corporations ability to claim any constitutional rights as a “person”

Solusi lainnya adalah membuat action group seperti yang sudah dilakukan oleh para ibu-ibu di Texas, imuwan” di India bahkan tindakan kecil yang dilakukan oleh Gandhi sebagai individu. Gandhi mengatakan bahwa hukum yang melarang apapun yang dihasilkan oleh alam secara gratis maka itu adalah hukum yang tidak perlu ditaati (contoh air, udara, angin dan lain-lain soalnya kan sekarang air bayar bahkan oksigen pun bayar, itu yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan penerbangan yang membeli oksigen, di New York sudah disediakan ruang oksigen yang disewakan). Dan masih banyak cara alternatif untuk mencegah kekuasaan perusahaan, misalnya hukum, direct action, education boycotts, social investment dll. Untungnya perusahaan juga sdah mulai melakukan sesuatu adalah salah satunya dengan mencari sumber energi baru yang ramah lingkungan. Hal ini semakin banyak dilakukan oleh berbagai perusahaan.

Since 1995, Interface has reduced its ecological footprint by one third. Its stated goal is to be sustainable by 2020.

Tadi gue denger radio kalo ada perusahaan di Jepang, memberikan cuti untuk karyawannya yang patah hati yaitu 1 hari setahun, untuk di bawah 25 tahun. Kalo 25 ke atas 2 hari dan 30 ke atas 3 hari dengan alas an, agar karyawan lebih produktif, trus kenapa makin tua makin lama cutinya karena kalo 25 tahun masi bisa cari pengganti tapi kalo di atas 30 tahun lebhi sulit. Hihihi. Ini emang employee oriented, lucu banget yaa! Kekeke

Menurut gue, dengan kita mengetahui fakta-fakta di atas maka, kita sudah melakukan sesuatu kok! Kita engga harus turun di jalan dan mensosialisasikan apa yang kita tau atau memaksa mereka mempunyai untuk pandangan yang sama. Tetapi dengan pengetahuan akan hal ini sekarang, at least kita aware daripada engga sama sekali (ignorance). Menurut gue, ignorance adalah dosa terbesar kita selagi hidup.

Thanks to MARK ACHBAR & JENNIFFER ABBOT Who made this movie! Terribly shocking but delicately beautiful! It was an opening eye!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s