How to deal with your sucks marriage life!

kemaren,temen abis curhat panjang lebar ttg marriage lifenya. awalnya gue liat status2 FBnya kok depressive banget,feeling sih ttg suaminya. di statusnya itu dia ga nyebut “siapa”.akhirnya gue tembaklah. ‘A,lagi berantem ya sama suami?’ rupanya doi langsung curhat panjang lebar hehehe..

bytheway, A itu sudah menikah kurang lebih 15tahun. punya anak 1 umur 12th dan sedang hamil 4 bulan. suaminya buruh di grocery store di jakarta..5th terakhir,dia udah pisah kamar sama suaminya dan suaminya stop nafkahin (di islam sih udah cerai ya bok) pasti pada nanya, “trus kok bisa hamil?” hehehe.. well, dalam kurun setahun ini,rupanya 4 bulan lalu tumben mereka sekamar,lagi pada “mau” kali yee..dalam setahun ini tumben2an sekamar eh rupanya memang rezeki, si A hamil..

for her husband,it turns out,it’s not-the-oh-so-good-news. mereka tetep ngga ada komunikasi just like 2 stranger living together,si A merasa sebagai seseorang yang numpang makan dan tidur di rumah mereka berdua..hmmm pertanyaannya,kenapa si istri ngga tinggal minta cerai aja and get out from the house kan? nah ini lebih complicated, sang istri orangtuanya sudah meninggal dan tidak meninggalkan warisan,kakak adik cukup wealthy tapi kurang peduli atau lo-gue-lo-gue..dia pure jadi ibu rumah tangga and have no skills + jobless..yes,it makes the situation even perfect. dengan kondisi seperti ini dia hanya punya waktu 5 bulan untuk cari duit lahiran, masukin anaknya ke smp dan cari kontrakan..sedih banget dengernya. I wish I could do something to help!

cerita ini true-story. bikin kita merasa bersyukur ngga sih punya orangtua yang masih hidup? punya suami yang alhamdulilah baik2 aja,ngga ekstrim ringan tangan atau mentally abuser kaya di film2 dan masih bisa makan 3x sehari.. plus masih bisa nongkrong di starbucks,dinner di resto favorit dan arisan sama temen2..? 

kehidupan A adalah gambaran mayoritas hidup orang indonesia dimana gap si miskin dan si kaya sudah sedemikian jauhnya. tapi yang paling penting dan bisa diambil dari cerita ini (gue ngga mau melebarkan topik nih) adalah its more about the marriage itself. how come 2 people that are so in love fifteen years ago now hating each other,feeling flat and feeling regret about the relationship they both had?

We can learn something from the A’s story as follow :

1. Sebagai istri kita harus kerjalah,dan financially independent.jangan terlalu tergantung sama suami. shit does happen.

2. I always believe its better to divorce than having a bad marriage. impact bad marriage selalu yang kena itu anak2 dan sekitarnya..

3.Dont act like nothing happen in front of your kids.they DESERVED 2 know the truth. let them know the real situation and deal this together

4. bersyukur & bersyukur. Appreciate every little thing ur spouse does. every marriage needs efforts EVERYDAY. it takes 2 to tango.

5. You and your spouse is 2 different person. you dont have to always agree with him/her. compromise, compromise and compromise.

6. Dont you ever say that you are going to survive and deal this alone for the sake of your children. you have to admit you’re on denial and ur just sacrifice your kids happiness for your own sake,not your children sake.

7.Last but not least, NEVER take it for granted the relationship you both have and always remember, the grass is greener inside🙂

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s